Laporan Korespon Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUN-VIDEO.COM, TOKYO - Dilansir dari Tribunnews.com, Kementerian Pertahanan Jepang mengajukan RUU untuk mengizinkan nasionalisasi lini produksi industri pertahanan yang saat ini tengah sekarat di Jepang.
"Ketika perusahaan mundur dari industri pertahanan satu demi satu, Kementerian Pertahanan menasionalisasi jalur produksi perusahaan yang mengalami kesulitan melanjutkan bisnis mereka dan mengalihdayakannya ke perusahaan lain untuk mempertahankan produksi peralatan penting dalam negeri."
"Dan untuk memungkinkan hal itu untuk menyerahkan tagihan yang diperlukan maka diajukan RUU ke sesi biasa Diet (parlemen) tahun depan," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (30/12/2022).
Industri pertahanan dalam negeri yang memproduksi peralatan untuk Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) telah menarik diri satu demi satu karena alasan seperti margin keuntungan yang rendah di tengah pandemi corona.
Menanggapi hal ini, Kementerian Pertahanan telah memutuskan untuk memperkuat dukungan bagi perusahaan.
"Kami telah menetapkan kebijakan untuk mengizinkan nasionalisasi jalur produksi jika tidak ada cara lain," ujarnya.
Tujuannya adalah untuk mengurangi beban investasi awal dan memfasilitasi kelancaran transfer basis produksi dengan membeli jalur produksi oleh pemerintah dan mengalihkan bisnis ke perusahaan lain.
Selain itu, Kementerian Pertahanan berencana untuk membentuk dana baru untuk mendukung kegiatan transfer peralatan perusahaan dalam rangka mempromosikan transfer alutsista ke luar negeri melalui upaya bersama sektor publik dan swasta.
#internasional #jepang #beritahariini
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kementerian Pertahanan Jepang Ajukan RUU Perizinan Nasionalisasi Industri Pertahanan, https://www.tribunnews.com/internasional/2023/01/01/kementerian-pertahanan-jepang-ajukan-ruu-perizinan-nasionalisasi-industri-pertahanan.
Editor: Dewi Agustina
VP: Firdausy Shabrina Ramadhani
TRIBUN-VIDEO.COM, TOKYO - Dilansir dari Tribunnews.com, Kementerian Pertahanan Jepang mengajukan RUU untuk mengizinkan nasionalisasi lini produksi industri pertahanan yang saat ini tengah sekarat di Jepang.
"Ketika perusahaan mundur dari industri pertahanan satu demi satu, Kementerian Pertahanan menasionalisasi jalur produksi perusahaan yang mengalami kesulitan melanjutkan bisnis mereka dan mengalihdayakannya ke perusahaan lain untuk mempertahankan produksi peralatan penting dalam negeri."
"Dan untuk memungkinkan hal itu untuk menyerahkan tagihan yang diperlukan maka diajukan RUU ke sesi biasa Diet (parlemen) tahun depan," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (30/12/2022).
Industri pertahanan dalam negeri yang memproduksi peralatan untuk Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) telah menarik diri satu demi satu karena alasan seperti margin keuntungan yang rendah di tengah pandemi corona.
Menanggapi hal ini, Kementerian Pertahanan telah memutuskan untuk memperkuat dukungan bagi perusahaan.
"Kami telah menetapkan kebijakan untuk mengizinkan nasionalisasi jalur produksi jika tidak ada cara lain," ujarnya.
Tujuannya adalah untuk mengurangi beban investasi awal dan memfasilitasi kelancaran transfer basis produksi dengan membeli jalur produksi oleh pemerintah dan mengalihkan bisnis ke perusahaan lain.
Selain itu, Kementerian Pertahanan berencana untuk membentuk dana baru untuk mendukung kegiatan transfer peralatan perusahaan dalam rangka mempromosikan transfer alutsista ke luar negeri melalui upaya bersama sektor publik dan swasta.
#internasional #jepang #beritahariini
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kementerian Pertahanan Jepang Ajukan RUU Perizinan Nasionalisasi Industri Pertahanan, https://www.tribunnews.com/internasional/2023/01/01/kementerian-pertahanan-jepang-ajukan-ruu-perizinan-nasionalisasi-industri-pertahanan.
Editor: Dewi Agustina
VP: Firdausy Shabrina Ramadhani
- Категория
- Бизнес
Комментариев нет.











